081519129807 info@publicspeaking.id

Tujuan Seminar

Apa Tujuan Sebuah Seminar? Yuk kita bahas!

Apa yah tujuan seminar? Nah sebelum bahas ke sana, kita belajar sebentar yuk. Seminar merupakan suatu pertemuan dalam bertukar informasi yang memungkinkan setiap peserta maupun pembicaranya aktif untuk melakukan tanya jawab. Seminar biasanya diadakan di lingkungan pendidikan seperti kampus atau universitas atau sebuah tempat khusus berupa aula. Pembicara seminar ini bisa dari pihak internal maupun eksternal suatu institusi yang memiliki pengetahuan lebih mengenai suatu topik. Selain itu banyak pula seminar yang diadakan oleh perusahaan untuk keperluan internal, dan juga banyak organisasi serta instansi pemerintahan yang melakukan seminar. Biasanya lebih kepada sosialisasi sebuah program ataupun berbagi visi dan misi. Belum ikut seminar? Wah harus cobain yah!

Tujuan Seminar

Sebuah seminar yang diadakan tentu akan memiliki sebuah topik. Seminar ini akan memiliki tujuan khusus yang akan disesuaikan dengan topik yang dibawakan. Namun, tujuan yang paling mendasar mengadakan suatu seminar adalah menjadi jembatan antara peserta dan pembicara untuk saling berinteraksi dalam mengemukakan pendapatnya masing-masing yang seringnya sudah disertai data dan fakta-fakta yang akurat. Tujuan yang ada pada seminar ini bisa dibuat sesuai dengan pembahasan yang menjadi tema.

Dan yang pastinya adalah membuka mindset kita dan mempelajari pengetahuan yang baru.

Apa saja bagian-bagian dari sebuah Seminar?

Dalam suatu seminar ada bagian-bagian yang sangat penting. Bagian ini sungguh sangat melengkapi, karena tanpa bagian-bagian ini sebuah seminar tidak akan berjalan.

1. Peserta atau Audiens
Peserta di dalam suatu seminar ini sangat penting. Peserta ini bisa terdiri dari berbagai macam profesi. Para pelajar atau mahasiswa yang sedang membutuhkan riset atau ilmu tambahan dalam membuat tugas. Para pekerja atau karyawan yang sedang membutuhkan kiat-kiat tertentu untuk memajukan perusahaan tempatnya bekerja. Bahkan , para ibu-ibu rumah tangga yang ingin belajar mengelola hobinya menjadi usaha yang menguntungkan. Dan masih banyak profesi lainnya yang bisa menjadi peserta atau audiensi dalam suatu seminar.

2. Topik Pembahasan
Topik pembahasan dalam sebuah seminar juga merupakan sebuah bagian dari seminar yang tidak bisa dihilangkan. Karena, tidak adanya topik pembahasan dalam suatu seminar bisa membingungkan para pembicara dan audiensi. Tidak adanya topik pembahasan yang jelas dalam sebuah seminar bisa membuat seminar menjadi tidak jelas. Pembicara juga tidak bisa menyampaikan pengetahuannya secara spesifik. Karena itu, sebuah seminar memerlukan sebuah topik pembahasan. Dengan adanya topik bahasan, panitia seminar ini bisa menentukan siapakah pembicara seminar yang tepat untuk mengisi topik bahasan tersebut.

3. Modul Seminar
Modul ini biasanya adalah hasil bahasan yang telah dibawakan oleh pembicara pada saat seminar. Seminar yang memberikan biaya pada pesertanya biasanya akan memberikan modul seminar yang isinya adalah pembahasan dari pembicara. Namun, untuk acara seminar gratis yang biasanya dilakukan oleh universitas ini modul diberikan dalam bentuk softcopy atau digital. Itu pun juga kalau pembicara berkenan memberikannya setelah seminar.

4. Pembicara Seminar
Pembicara seminar merupakan orang yang sangat ditunggu pada saat seminar. Pengetahuan dan materi yang akan dibawakan pada saat seminar akan membuat terjadinya interaksi yang menarik antara peserta seminar dan pembicara. Karena itu, seorang pembicara seminar sebaiknya dan sudah seharusnya adalah seseorang yang ahli dalam bidang pengetahuan maupun pengalaman pada suatu topik bahasan seminar. Kalau tidak, bisa terjadi kekacauan pada saat seminar karena informasi yang diberikan oleh pembicara tidak seperti yang diinginkan peserta.

5. Panitia Seminar
Bagian panitia seminar mungkin adalah bagian yang memiliki peran yang sangat penting dalam terselenggaranya sebuah seminar. Seminar yang terselenggara dengan baik bisa terjadi karena profesionalisme para panitia seminar. Para panitia seminar ini memastikan hal-hal yang dibutuhkan pada saat seminar.

Mulai dari peserta, pembicara, tempat seminar, waktu seminar dan hal-hal lainnya seperti camilan atau makan siang para peserta dan pembicara dan mungkin hal kecil lainnya yang akan membantu suksesnya sebuah seminar. Karena itu, para panitia perlu memiliki koordinasi yang baik pada semua pihak. Terutama kepada pembicara, yang menjadi sosok yang akan sangat ditunggu pada saat seminar.

Apakah Anda seorang Pembicara yang sedang ingin membuat seminar? Jangan lupa, pembicara seminar yang baik harus memiliki sebuah tujuan seminar itu diadakan.

Peran seorang pembicara dalam suatu seminar sudah tidak diragukan lagi. Pembicara akan sangat ditunggu dalam sebuah seminar. Materi yang dibawakan oleh pembicara seminar bisa menjadi salah satu faktor yang ditunggu oleh audiensi. Namun, cara membawa materi oleh pembicara ini juga bisa jadi faktor lain dari pembicara. Dalam sebuah seminar, tidak semua peserta akan fokus mendengarkan pembicara itu menyampaikan materi.

Ada saja tipe peserta yang memiliki kegiatan masing-masing yang dibawa ke dalam kegiatan seminar. Kecuali, suatu seminar ini memang dibatasi pesertanya sehingga ruangan seminar akan menjadi sangat kondusif karena bisa berbentuk seperti diskusi formal.

Untuk mendapatkan perhatian peserta atau audiensi pada saat seminar ini memang tidak semudah yang dibayangkan. Kondisi suatu seminar yang memiliki banyak peserta ini bisa membuat suasana seminar lebih mudah gaduh. Sehingga membuat seminar menjadi tidak kondusif. Apalagi dengan kondisi audio yang kurang mendukung pada saat pembicara membawakan materi. Suara gaduh peserta bisa membuat suara dari pembicara tidak terdengar.

Dalam keadaan ini, pembicara mempunyai kendali terhadap peserta. Pembicara bisa menarik peserta supaya tetap fokus pada materi yang dibawakan. Atau pembicara bisa membiarkan para peserta ini melakukan kegiatan sesuka hatinya. Untuk pembicara yang peduli dengan pesertanya, bisa melakukan hal berikut untuk membuat peserta kembali memerhatikan materi yang dibawakan.

A. Membuat Jokes Atau Kuis Tanpa Hadiah
Materi tentang sebuah pembahasan mungkin bisa jadi sesuatu yang membosankan. Karena itu peserta seminar biasanya mulai mengalihkan perhatiannya dari materi apabila ini terjadi. Mengobrol dengan teman peserta lainnya bisa menjadi bentuk perhatian lain yang dilakukan para peserta. Apabila setiap peserta melakukan hal ini tentu seminar akan gaduh dan tidak kondusif. Apabila Anda seorang pembicara dan mengalami kondisi ini cobalah untuk membuat interaksi pada peserta seperti melontarkan jokes atau intermezzo. Membuat sebuah kuis yang berisi pertanyaan yang jawabannya relatif juga bisa membuat perhatian peserta kembali pada Anda. Sehingga Anda bisa melanjutkan materi yang dibawakan.

B. Punya Kalimat Khusus
Setiap orang tentu ingin dikenal dengan ciri khasnya sendiri. Seperti penyanyi yang ingin dikenal dengan suaranya yang memiliki karakter khusus. Penulis juga lebih mudah dikenal karena memiliki gaya bahasanya sendiri yang membuat pembacanya terus kembali membaca bukunya. Dalam hal ini, pembicara bisa memulai seminar yang dibawakannya dengan mengeluarkan kalimat-kalimat yang bisa menjadi ciri khasnya. Seperti Coach Haryanto ataupun Coach Victor yang sering menyapa peserta talkshow – nya dengan mengatakan salam All Out. Begitu juga dengan para pembicara seminar lainnya. Kalimat khusus yang dikatakan pada saat membuka, menutup bahkan pada saat di tengah – tengah seminar.

C. Lakukan Beberapa Gerakan
Rasa kantuk para peserta kadang sangat sulit dikalahkan oleh para peserta seminar. Apalagi waktu-waktu seminar yang rentan seperti waktu menjelang makan siang dan sesudah makan siang. Dengan waktu seminar yang cukup lama ini bisa membuat para peserta ini fokus pada pembahasan baru dalam mimpinya alias tertidur.

Ketika pembicara sudah melihat kejadian ini terjadi pada peserta seminarnya, pembicara bisa melakukan inisiatif mengajak para pesertanya supaya menjadi segar kembali dengan melakukan beberapa gerakan. Gerakan berdiri sambil memijat teman peserta sebelah kanan dan teman peserta sebelah kiri ini bisa membuat segar. Selain itu, peserta bisa tertawa karena melakukan itu pada teman pesertanya yang bisa jadi belum dikenal. Khusus Anda yang ingin mempelajari dunia public speaking, Anda dapat klik link ini untuk mendapatkan informasi tentang jadwal pelatihan kami.

Semoga dari pembahasan tujuan seminar ini Anda bisa belajar sesuatu hal yang baru. Salam sukses dan sehat selalu untuk Anda!